AbstrakPeneitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena campur kode pada konten Tiktok Acap Cincau. Campur kode pada konten tersebut cenderung menganggap sebagai bentuk komunikasi yang lebih modern atau keren, tetapi di sisi lain, itu dapat mempengaruhi penggunaan bahasa Indonesia dan dapat membuat kesenjangan bahasa. Penonton yang tidak terbiasa dengan bahasa inggris atau bahasa daerah akan merasa kebingungan dan sulit untuk memahami konten secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Analisis difokuskan pada pola penggunaan campur kode dengan menonton video berulang untuk mengenali momen penggunaan campur kode dan mentranskripsi manual setiap dialog yang diucapkan oleh Acap Cincau dalam setiap videonya, serta memisahkan kalimat yang mengandung campur kode. Hasil penelitian ini bahwa bentuk campur kode yang paling dominan ditemukan adalah campur kode kedalam sebanyak 79,54% menunjukkan bahwa pengaruh bahasa daerah, khususnya di platform media sosial. Berdasarkan hasil analisis, campur kode pada konten Tiktok Acap Cincau memilki potensi untuk dimanfaatkan sebagai strategi komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan kepada khalayak yang multibasa, dapat pula meningkatkan daya tarik konten karena memberikan warna tersendiri yang menceriminkan identitas budaya pembuat konten dengan autentisitasnya semakin diapresiasi. Oleh karena itu, campur kode tidak hanya sebatas fenomena linguistik, tetapi juga dapat dilihat sebagai bentuk strategi branding personal maupun kultural dalam ranah digital.Kata Kunci: Campur kode, Tiktok
Copyrights © 2025