Sosialisasi smart farming dilakukan pada kelompok tani Bao Dei di Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Meskipun pertanian tradisional masih dominan di desa tersebut, sebagian petani telah menggunakan teknologi namun belum memahami manfaatnya secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani tentang pentingnya adopsi teknologi pertanian untuk mengoptimalkan hasil panen dan efisiensi sumber daya. Pelaksanaan sosialisasi menggunakan pendekatan partisipatif dan metode interaktif. Setelah kegiatan, pemahaman petani terhadap tujuan dan manfaat penggunaan teknologi dalam pengelolaan pertanian meningkat. Hasilnya diharapkan dapat mendorong penerapan smart farming yang berkelanjutan dengan dukungan dari berbagai pihak. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman kelompok tani tentang pentingnya penerapan teknologi digital dan inovasi pertanian guna mewujudkan sistem pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025