Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dampak akuntansi berbasis akrual, good governance, Sistem Pengendalian Internal (SPI) pada efektivitas manajemen keuangan daerah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, yang dikumpulkan menggunakan metode distribusi kuesioner, dan didistribusikan kepada 57 karyawan yang terlibat dalam manajemen keuangan daerah. Regresi liner berganda digunakan untuk menganalisis data untuk menilai kontribusi masing -masing variabel terhadap efektivitas manajemen keuangan daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem akuntansi dan pengendali internal yang ditagih memiliki dampak signifikan pada efektivitas manajemen keuangan daerah. Hasil ini menunjukkan pentingnya memahami penerapan akuntansi berbasis akrual dan SPI untuk manajemen keuangan daerah tetap efektif
Copyrights © 2025