Media pembelajaran dibuat untuk memungkinkan interaksi interpersonal antara guru dan siswa serta memberikan situasi pembelajaran yang signifikan bagi siswa. Permasalahan yang muncul di MGMP IPA Kabupaten Sukabumi adalah guru masih merasa kesulitan dalam membuat video pembelajaran, memerlukan aplikasi pembelajaran yang mudah diakses, memerlukan media pembelajaran yang inovatif dan kreatif, sehingga dilakukan kegiatan pengabdian ini dengan tujuan untuk mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran secara sistematis berdasarkan kebutuhan dan karakteristik siswa. Media ini juga ditujukan untuk mengubah tingkah laku sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Terdapat lima kategori aktivitas pengembangan, yaitu: (1) mengevaluasi kondisi dan kebutuhan pembelajaran, (2) membuat spesifikasi lingkungan belajar yang efektif dan efisien, (3) mengembangkan elemen yang sesuai dengan siswa dan pengelolaan materi, (4) menerapkan materi yang dikembangkan, dan (5) mengevaluasi formatif dan summatif hasil pengembangan. Solusi ini dipilih karena sesuai dengan kemampuan dan pengalaman pelaksana, yang telah menghasilkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif bagi siswa sehingga berdampak baik bagi mitra.
Copyrights © 2025