Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia berkontribusi signifikan terhadap emisi gas buang, terutama di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar emisi karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO₂), dan hidrokarbon (HC) pada sepeda motor Honda Supra X 125 menggunakan tiga jenis bahan bakar dengan nilai oktan berbeda (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo). Sistem monitoring menggunakan sensor gas MQ-7, MQ-135, dan MQ-2 yang terhubung ke mikrokontroler ESP32 dan dikirimkan secara real-time ke Firebase. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bahan bakar dengan oktan lebih tinggi menghasilkan emisi CO dan HC yang lebih rendah serta CO₂ yang lebih tinggi, menandakan pembakaran lebih sempurna. Sistem berbasis IoT ini terbukti efisien untuk pemantauan emisi gas kendaraan.
Copyrights © 2025