Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis jumlah dan waktu rata-rata nasabah antri dalam mendapatkan pelayanan, serta untuk menghitung jumlah loket yang diperlukan dalam mengatasi jumlah dan waktu rata-rata nasabah yang menunggu dalam antrian. Metodologi yang digunakan adalah formula teori antrian yang dikembangkan berdasarkan Formula AK Erlang (1909). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika system hanya menyediakan 3 buah loket maka di dalam sistem akan terjadi: a. Pelanggan yang antri per kesatuan waktu 69.10 orang, b. Tingkat kesibukan sistem 51.61 %, Jadi dalam pelayanan nasabah pada PT Pegadaian Makassar belum efektif. Pelayanan secara efektif untuk melaksanakan tugas, maka diperlukan tambahan loket untuk mengantisipasi nasabah yang sering antrian berkepanjangan, yang dinilai nasabah tidak efektif. Sehingga nasabah masih menuntut pelayanan yang prima agar setiap nasabah tidak terlalu lama menunggu pada sistem antrian.
Copyrights © 2025