Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kapasitas literasi kesehatan dan ekonomi pada remaja melalui penyusunan buku saku yang dirancang secara partisipatif di Desa Bojong Lor, Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan action research, dengan melibatkan remaja berusia 12–18 tahun secara aktif dalam proses pemilihan topik, penyusunan materi, hingga perancangan visual buku saku. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), serta pengisian kuesioner pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif, baik kualitatif maupun kuantitatif, menggunakan teknik statistik sederhana. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan kesehatan (31%), pengetahuan ekonomi (35%), sikap hidup sehat (35%), dan sikap dalam mengelola keuangan (38%) setelah pelaksanaan intervensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa media edukasi sederhana seperti buku saku, apabila dikembangkan secara kontekstual dan melibatkan partisipasi sasaran, mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi remaja. Studi ini juga menekankan pentingnya pengintegrasian program literasi berbasis sekolah dan komunitas dengan peran aktif remaja untuk memastikan keberlanjutan hasil.
Copyrights © 2025