Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di dua sekolah dasar, yakni SDN 02 Loning dan SDN 02 Pegundan, dengan fokus pada persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi hasil yang diperoleh pada tahun 2022 dan 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian yang diambil adalah siswa kelas V SDN 02 Loning dan SDN 02 Pegundan. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu metode angket observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu yaitu dilakukan dengan cara mengecek data dari sumber yang sama dan waktu yang berbeda. Pada SDN 02 Loning, hasil ANBK menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun 2022 ke 2023, yang dipengaruhi oleh penyediaan infrastruktur seperti WiFi 50 Mbps dan laptop, serta pelatihan intensif yang dilaksanakan satu bulan sebelum asesmen. Sebaliknya, di SDN 02 Pegundan, meskipun terdapat peningkatan hasil, laju peningkatannya tidak sepesat SDN 02 Loning. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala, seperti siswa yang kurang terbiasa menggunakan laptop. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara penyediaan infrastruktur, pelatihan yang berkelanjutan, dan pengawasan dari pemerintah dalam mendukung pelaksanaan ANBK yang optimal. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi implementasi ANBK di tingkat pendidikan dasar yang lebih efektif di masa mendatang.
Copyrights © 2025