Kanker reproduksi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita di seluruh dunia, dengan stres sebagai faktor risiko yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat stres dengan kejadian kanker reproduksi di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 82 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42) untuk mengukur tingkat stres responden. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk menentukan hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara riwayat stres dengan kejadian kanker reproduksi, dengan nilai p=0.042, yang menunjukkan bahwa peningkatan riwayat stres dapat meningkatkan risiko kanker reproduksi pada wanita. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen stres sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker reproduksi, serta perlunya perhatian terhadap kesehatan mental wanita. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembangan program intervensi yang lebih efektif untuk mengurangi risiko kanker di kalangan wanita. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan pencegahan kanker reproduksi di kalangan wanita.
Copyrights © 2025