Budaya lokal sering menjadi wadah berkembangnya konsep-konsep ilmu pengetahuan, termasuk matematika. Salah satunya tercermin dalam praktik perdagangan tradisional di masyarakat. Aktivitas sehari-hari yang dilakukan mengandung unsur matematis yang kaya namun sering tidak disadari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep matematika dalam aktivitas perdagangan tradisional kain tenun di Sukarara, Lombok Tengah khususnya pada penerapan konsep perbandingan, aritmatika sosial, dan prinsip ekonomi mikro yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah menggunakan data hasil wawancara, observasi, dokumentasi dan kajian literatur. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa pada aktivitas perdagangan kain tenun di Sukarara ini melibatkan konsep perbandingan harga berdasarkan ukuran, motif, kualitas, dan lama pengerjaan kain tenun. Penggunaan aritmatika sosial dalam tawar menawar harga, dan pemberian diskon oleh penjual, serta penerapan konsep ekonomi mikro terkait dengan permintaan dan penawaran. Matematika telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya perdagangan tradisional, dan dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran matematika berbasis etnomatematika.
Copyrights © 2025