Jurnal ini mengkaji efektivitas daun jambu biji (Psidium guajava L.) sebagai pengobatan diare, yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Meskipun ada banyak obat diare sintetis, banyak orang memilih menggunakan tanaman obat, termasuk daun jambu biji, yang diyakini memiliki khasiat antidiare. Daun ini mengandung senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, saponin, dan minyak atsiri yang memiliki sifat antimikroba dan dapat mengurangi sekresi cairan dalam usus. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur, meninjau lima jurnal ilmiah yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian rebusan atau ekstrak daun jambu biji dapat menurunkan frekuensi diare dan memperbaiki konsistensi tinja pada berbagai subjek, baik manusia maupun hewan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah daun jambu biji efektif sebagai alternatif pengobatan tradisional untuk diare. Namun, penelitian lebih lanjut dengan desain uji klinis yang lebih besar diperlukan untuk menentukan dosis yang tepat dan efek samping jangka panjang dari penggunaannya
Copyrights © 2025