Penelitian ini mengevaluasi pengaruh sekam bakar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) dengan memanfaatkannya sebagai komponen organik dalam media tanam. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam taraf perlakuan berdasarkan perbandingan tanah dan sekam bakar (4:0, 4:1, 4:2, 4:3, 4:4, dan 4:5), masing-masing diulang empat kali. Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, berat basah tanaman, berat akar, dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sekam bakar berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan sangat nyata terhadap berat basah tanaman. Perlakuan dengan rasio 4:3 dan 4:4 memberikan pertumbuhan vegetatif terbaik, yang diduga disebabkan oleh kondisi media tanam yang lebih optimal dalam hal aerasi, retensi air, dan penyerapan unsur hara. Sebaliknya, rasio sekam tertinggi (4:5) justru menurunkan pertumbuhan tanaman karena porositas yang berlebihan dan ketersediaan hara yang rendah. Berat akar dan indeks panen tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa sekam bakar berpotensi meningkatkan pertumbuhan sawi dan mendukung praktik budidaya yang berkelanjutan dan berbiaya rendah melalui pemanfaatan limbah pertanian.
Copyrights © 2025