Ketimpangan ekonomi merupakan isu penting yang menjadi pusat perhatian global, termasuk di Indonesia. Pemerintah telah melaksanakan berbagai macam program bantuan sosial untuk menanggulangi fenomena ini. Artikel ini mengkaji efektivitas program bantuan sosial pemerintah dalam mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia, yang berfokus pada persepsi mahasiswa dan masyarakat umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh menggunakan kajian literatur yang relevan, seperti jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan terkait program bantuan sosial di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bantuan seperti BLT (Bantuan Langsung Tunai), PIP (Program Indonesia Pintar), dan PKH (Program Keluarga Harapan) memberikan dampak positif dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan layanan sosial, meskipun masih banyak kendala seperti tidak tepatnya sasaran penerima, keterlambatan distribusi, dan ketergantungan penerima bantuan. Persepsi dari dua kelompok ini memiliki persamaan yaitu berfokus pada transparansi, akuntabilitas, ketepatan sasaran dan manfaat dari bantuan sosial tersebut. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya perbaikan dalam prosedur penerapan program bantuan sosial serta pengawasan dari masyarakat untuk meningkatkan akuntabilitas dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok yang membutuhkan.
Copyrights © 2025