p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Program Bantuan Sosial dalam Mengurangi Ketimpangan Ekonomi: Tinjauan dari Persepsi Mahasiswa dan Masyarakat Salsabila, Nazwa Winaya
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20134

Abstract

Ketimpangan ekonomi merupakan isu penting yang menjadi pusat perhatian global, termasuk di Indonesia. Pemerintah telah melaksanakan berbagai macam program bantuan sosial untuk menanggulangi fenomena ini. Artikel ini mengkaji efektivitas program bantuan sosial pemerintah dalam mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia, yang berfokus pada persepsi mahasiswa dan masyarakat umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh  menggunakan kajian literatur  yang relevan, seperti jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan terkait program bantuan sosial di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bantuan seperti BLT (Bantuan Langsung Tunai), PIP (Program Indonesia Pintar), dan PKH (Program Keluarga Harapan) memberikan dampak positif dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan layanan sosial, meskipun masih banyak kendala seperti tidak tepatnya sasaran penerima, keterlambatan distribusi, dan ketergantungan penerima bantuan. Persepsi dari dua kelompok ini memiliki persamaan yaitu berfokus pada transparansi, akuntabilitas, ketepatan sasaran dan manfaat dari bantuan sosial tersebut. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya perbaikan dalam prosedur penerapan program bantuan sosial serta pengawasan dari masyarakat untuk meningkatkan akuntabilitas dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok yang membutuhkan.
Makna ‘’Healing” dalam Budaya Pop Milenial dan Gen Z Agustin, Alda Septiani; Muthmainnah, Khansa; Salsabila, Nazwa Winaya
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20193

Abstract

“Healing” merupakan fenomena yang sedang tren saat ini, yang dimana menjadi suatu budaya yang popular di kalangan generasi milenial dan Gen Z. “Healing”  awalnya merupakan salah satu alternatif pengobatan mental dan emosional dari trauma, stress dan luka batin yang dapat menganggu psikis seseorang. Akan tetapi, pada saat ini “Healing” dijadikan sebagai bentuk gaya hidup generasi milenial dan Gen Z. Jurnal ini mengkaji makna “Healing” yang dijadikan budaya popular di kalangan generasi milenial dan Gen Z, menganalisis bagaimana konsep ini didefinisikan, dipraktikkan dan diimplementasikan. Melalui pendekatan kualitatif dengan melakukan tinjauan literatur, melakukan survei data dengan mengisi kuesioner dan menganalisis konten media sosial, penelitian ini munjukkan bahwa “Healing” di kalangan generasi milenial dan Gen Z memiliki makna sebagai bentuk pemulihan mental dan emosional dari tekanan hidup dengan melakukan hal yang menyenangkan untuk mengurangi stress. Penerapan “Healing” yang popular biasanya meliputi perjalanan, meditasi, melakukan aktivitas fisik, Self-care, dan menghabiskan waktu bersama teman. Fenomena ini menunjukkan perubahan dari segi pendekatan klinis menjadi bentuk personal dan fleksibel. Selain menawarkan ruang untuk refleksi diri, “Healing” pun terkadang rentan terhadap komersialisasi dan idealisasi yang tidak realistis. Pemahaman mendalam tentang makna “Healing” dalam budaya pop ini penting untuk menganalisis dampaknya bagi kesehatan mental dan perilaku  konsumtif generasi muda.