Penelitian ini mengkaji tingkat literasi keuangan mahasiswa dan pengaruhnya terhadap perilaku konsumtif. Data survei menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki literasi keuangan dalam kategori sedang, dengan pemahaman yang baik pada konsep dasar keuangan namun rendah pada investasi dan asuransi. Sebanyak 60% mahasiswa tidak rutin membuat anggaran, sehingga sering melakukan pembelian impulsif dan menggunakan pinjaman online tanpa memahami risikonya. Analisis data mengungkapkan hubungan negatif signifikan antara literasi keuangan dan perilaku konsumtif; peningkatan literasi keuangan menurunkan kecenderungan konsumtif mahasiswa. Literasi keuangan berkontribusi besar dalam mengendalikan perilaku konsumtif, meskipun faktor lain seperti gaya hidup dan lingkungan sosial juga berperan. Kesimpulannya, peningkatan literasi keuangan sangat penting untuk membentuk kebiasaan konsumsi yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan finansial mahasiswa. Oleh karena itu, edukasi keuangan yang lebih komprehensif perlu menjadi fokus utama di perguruan tinggi.
Copyrights © 2025