“Healing” merupakan fenomena yang sedang tren saat ini, yang dimana menjadi suatu budaya yang popular di kalangan generasi milenial dan Gen Z. “Healing” awalnya merupakan salah satu alternatif pengobatan mental dan emosional dari trauma, stress dan luka batin yang dapat menganggu psikis seseorang. Akan tetapi, pada saat ini “Healing” dijadikan sebagai bentuk gaya hidup generasi milenial dan Gen Z. Jurnal ini mengkaji makna “Healing” yang dijadikan budaya popular di kalangan generasi milenial dan Gen Z, menganalisis bagaimana konsep ini didefinisikan, dipraktikkan dan diimplementasikan. Melalui pendekatan kualitatif dengan melakukan tinjauan literatur, melakukan survei data dengan mengisi kuesioner dan menganalisis konten media sosial, penelitian ini munjukkan bahwa “Healing” di kalangan generasi milenial dan Gen Z memiliki makna sebagai bentuk pemulihan mental dan emosional dari tekanan hidup dengan melakukan hal yang menyenangkan untuk mengurangi stress. Penerapan “Healing” yang popular biasanya meliputi perjalanan, meditasi, melakukan aktivitas fisik, Self-care, dan menghabiskan waktu bersama teman. Fenomena ini menunjukkan perubahan dari segi pendekatan klinis menjadi bentuk personal dan fleksibel. Selain menawarkan ruang untuk refleksi diri, “Healing” pun terkadang rentan terhadap komersialisasi dan idealisasi yang tidak realistis. Pemahaman mendalam tentang makna “Healing” dalam budaya pop ini penting untuk menganalisis dampaknya bagi kesehatan mental dan perilaku konsumtif generasi muda.
Copyrights © 2025