Pengaplikasian dalam berkomunikasi dapat ditemukan dalam bidang budaya melalui lirik lagu pada musik. Salah satu musisi terkenal di Indonesia Bernama Sal Priadi, merilis lagu "Gala Bunga Matahari" yang menggambarkan proses berduka seseorang akibat kematian. Seorang psikiater asal Swiss Bernama Elisabeth Kubler-Ross menjabarkan konsep tahapan atau fase yang dilalui seseorang ketika berduka, sehingga kesinambungan antara makna pada lirik lagu dengan konsep tersebut menjadi alasan penelitian untuk dikaji dalam ilmu semiotika. Adapun tujuan penelitian untuk mendefinisikan bentuk fase five stages of grief yang terdapat dalam lirik lagu dan menjabarkan representasinya melalui analisis semiotika Roland Barthes pada tingkat pemaknaan denotasi dan konotasi. Pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan observasi pasif dan wawancara dengan pihak relevan sebagai metode penelitian, teknik analisis pada data menggunakan teknik spiral analisis, sedangkan keabsahan data akan diuji pada triangulasi sumber. Hasil pada penelitian menyatakan bahwa kelima fase five stages of grief dapat dijelaskan melalui model semiotika Roland Barthes pada tingkatan denotasi dan konotasi beserta mitos sebagai sub-pembahasan, sedangkan representasi kelima fase dapat dijelaskan berdasarkan hasil argumentasi informan dan hasil analisis serta temuan penulis selama penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, kelima fase five stages of grief memiliki peningkatan makna yang berbeda secara denotasi dan konotasi, representasi kelima fase dapat dijelaskan lebih mendalam dan detail pada tingkat pemaknaan konotasi.
Copyrights © 2025