Sistem payroll merupakan komponen penting dalam operasional perusahaan, yang berfungsi untuk mengelola data karyawan dan proses penggajian. Namun, sistem ini sering menghadapi masalah usability yang dapat mengurangi efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan sistem payroll Absenku melalui usability testing dengan pendekatan self-testing. Metode ini melibatkan simulasi skenario pengguna untuk mengukur efektivitas, efisiensi, dan pengalaman pengguna dalam menyelesaikan tugas-tugas utama, seperti pengelolaan data karyawan dan pengaturan payroll. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem memiliki beberapa kekurangan, termasuk kurangnya validasi pada fitur-fitur kritis, yang dapat memengaruhi integritas data. Meskipun demikian, sistem dinilai efisien dalam proses operasionalnya. Berdasarkan temuan ini, disarankan perbaikan desain antarmuka dan penambahan mekanisme validasi data. Kesimpulannya, sistem payroll Absenku memerlukan pengembangan lebih lanjut agar dapat diterapkan secara optimal dalam operasional perusahaan.
Copyrights © 2025