Analisis kemampuan lahan diperlukan untuk memahami keselarasan penggunaan lahan saat ini dengan kemampuan lahan yang ada. Konversi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian dapat mengakibatkan penurunan produktivitas pertanian, kehilangan keanekaragaman hayati , dan peningkatan risiko bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan lahan dan memberikan rekomendasi penggunaan lahan yang sesuai. Teknik pengumpulan data seperti data tekstur tanah, kelerengan, drainase, kedalaman efektif, keadaan erosi, kerikil/batuan, dan banjir bersumber dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sukoharjo Tahun 2011-2031 dan dan data penggunaan lahan berasal dari digitasi citra satelit serta Peta RBI lembar Kabupaten Sukoharjo. Serta sumber lainnya seperti Badan Pusat Statistik Sukoharjo dan penyedia data lainya serta. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis spasial. Hasil analisis menunjukkan bahwa lahan di Kecamatan Polokarto terbagi dalam lima kelas kemampuan, dengan kelas III sebagai yang paling luas, mencakup 48,36% dari total area.
Copyrights © 2025