Pengukuran bidang tanah yang akurat sangat penting dalam mendukung administrasi pertanahan, perencanaan tata ruang, serta pembangunan infrastruktur. Seiring perkembangan teknologi, metode Real-time Kinematic (RTK) telah banyak digunakan dalam survei pengukuran tanah, khususnya RTK-NTRIP dan RTK-Statik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas kedua metode tersebut dalam hal akurasi, efisiensi waktu, serta keandalan hasil pengukuran di wilayah Kota Batam. Metode penelitian yang digunakan mencakup pengumpulan data primer melalui pengukuran langsung di lapangan menggunakan perangkat GNSS, serta analisis akurasi menggunakan perhitungan Root Mean Square Error (RMSE), Circular Error 90% (CE90), dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTK-NTRIP lebih unggul dari segi efisiensi waktu, sedangkan RTK-Statik memberikan akurasi yang lebih tinggi. Nilai CE90 sebesar 0.263 meter dan RMSE sebesar 0.173 meter menunjukkan bahwa hasil pengukuran memenuhi standar akurasi horizontal ≤ 0.5 meter. Uji statistik juga menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara hasil pengukuran dengan referensi orthofoto. Kesimpulannya, kedua metode dapat digunakan secara efektif dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan tujuan pengukuran.
Copyrights © 2025