Penggunaan salep mata tanpa pemahaman yang tepat masih sering terjadi di Desa Randusanga Kulon. Kurangnya edukasi mengenai aturan pakai, efek samping, dan penyimpanan berpotensi menimbulkan komplikasi seperti infeksi dan resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan salep mata. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan 99 responden, dipilih melalui teknik disproportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat berada pada kategori “cukup” dengan rata-rata skor 45,2%. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi melalui tenaga kesehatan dan media informasi yang mudah diakses masyarakat untuk mencegah risiko penggunaan yang tidak tepat. Kata Kunci: Pengetahuan, Salep Mata, Edukasi Kesehatan, Swamedikasi, Randusanga Kulon
Copyrights © 2025