Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan dukungan rehabilitasi jangka panjang, tidak hanya dari tenaga profesional, tetapi juga dari keluarga sebagai pendamping utama. Namun, banyak keluarga belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sehingga seringkali mengalami tekanan emosional, stigma internal, dan rasa takut dalam menghadapi pasien. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga melalui edukasi, pelatihan, dan diskusi kelompok. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Cigugur Tengah, Kota Cimahi, dengan melibatkan 19 peserta keluarga pasien. Hasil kualitatif dari diskusi kelompok menunjukkan tiga temuan utama: pertama, sebagian besar peserta belum pernah menerima pelatihan atau edukasi terkait gangguan jiwa; kedua, peserta menyatakan bahwa materi sangat membantu mengurangi rasa takut dan stigma internal, serta meningkatkan keberanian mereka dalam mendampingi pasien; dan ketiga, peserta merasa lebih siap dalam menghadapi tantangan merawat pasien, terutama dalam aspek komunikasi dan pengawasan pengobatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang partisipatif mampu meningkatkan kesiapan emosional dan keterampilan praktis keluarga dalam proses rehabilitasi pasien ODGJ.
Copyrights © 2025