Penelitian ini berangkat dari perhatian terhadap bagaimana praktik pembelajaran berbasis komputer di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak sekadar mencerminkan tuntutan institusional, tetapi juga membuka ruang bagi terbentuknya motif belajar anak yang muncul secara afektif dan kontekstual. Dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif, studi ini mengeksplorasi peran guru dalam menjembatani kebijakan institusi dengan dinamika belajar anak melalui integrasi teknologi. Observasi kelas, wawancara guru, dan dokumentasi aktivitas digital dianalisis secara mendalam untuk memetakan hubungan antara kebijakan, praktik pedagogis, dan keterlibatan anak dalam ruang digital. Temuan menunjukkan bahwa pengalaman anak dalam pembelajaran komputer tidak dapat dilepaskan dari bagaimana guru merancang situasi belajar yang memungkinkan terjadinya interaksi sosial yang bermakna. Anak-anak merespons secara aktif terhadap media digital yang ditampilkan secara multimodal dan interaktif, yang pada gilirannya membentuk pola keterlibatan dan motif belajar yang terhubung secara sosial dan kultural. Dengan demikian, pembelajaran berbasis komputer dalam konteks PAUD dapat dipahami sebagai ruang kolektif yang dimediasi oleh relasi afektif, imajinasi, dan agensi anak.
Copyrights © 2025