Prevalensi kasus strok yang cukup tinggi di Indonesia memerlukan pengelolaan kesehatan bagi penderitanya. Pengelolaan kesehatan mandiri akan mengurangi tingkat kecacatan serta meningkatkan kualitas hidup pasien dengan kondisi strok. Pemberian edukasi kesehatan menggunakan aplikasi dinilai efektif karena dapat menggunakan media audio visual yang dapat diakses oleh pasien dan keluarga di mana saja. Aplikasi Sahabat pasien strok dirancang dan diisi dengan poster serta video edukasi tentang strok dan perawatan mandiri di rumah pasca-strok. Edukasi kesehatan diberikan kepada peserta Pos Pembinaan Terpadu di wilayah Puskesmas Kendalkerep menggunakan aplikasi Sahabat Pasien Stroke. Peserta dan kader dilatih tentang cara penggunaan aplikasi tersebut. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Terdapat peningkatan jumlah lansia yang memiliki pengetahuan tinggi dari 22,2% menjadi 85,2%. Selain itu, sekitar 74,1% peserta mengalami peningkatan pengetahuan sebagian dan 7,4% mengalami peningkatan pengetahuan yang cukup tinggi. Kesimpulannya penggunaan aplikasi Sahabat Pasien Stroke ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarganya.
Copyrights © 2023