Bandar udara merupakan salah satu sarana transportasi yang pelayanannya menjadi prioritas bagi masyarakat, tidak hanya penumpang biasa tetapi penumpang berkebutuhan khusus, contohnya pelayanan kepada penumpang yang membutuhkan wheelchair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai contoh pengguna wheelchair yang memerlukan layanan khusus. Berkaitan dengan hal tersebut, Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima mengoperasikan wheelchair untuk memberikan kemudahan bagi penumpang yang membutuhkan bantuan wheelchair. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi dan wawancara. Tiga petugas penanganan darat dan empat penumpang wheelchair termasuk di antara tujuh narasumber yang diwawancarai peneliti selain melakukan pengamatan langsung di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, simpulan, dan verifikasi sebagai metodologi analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, pelayanan penumpang wheelchair di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima secara umum sudah baik. Misalnya, saat penumpang wheelchair dikawal petugas, mereka bersikap sopan dan ramah serta memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Tentu saja petugas menghadapi kendala, seperti wheelchair yang disediakan tidak layak pakai. Roda kursi roda yang mengeluarkan suara bising, roda yang sulit diputar serta penumpang yang tidak ada pendamping.
Copyrights © 2025