Kecepatan renang 50 meter gaya bebas merupakan indikator penting dalam prestasi atlet renang, namun banyak atlet mengalami penurunan performa terutama di 25 meter terakhir lintasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan interval terhadap peningkatan kecepatan renang gaya bebas 50 meter. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah lima atlet berusia 10–12 tahun dari Women’s Swimming Club Kota Padang yang telah memenuhi kriteria partisipasi aktif dalam latihan. Instrumen yang digunakan adalah stopwatch untuk mengukur waktu tempuh renang. Latihan interval diberikan sebanyak 16 sesi dengan intensitas mencapai 75% dari kapasitas maksimal dan rasio istirahat 1:2, disesuaikan dengan prinsip overload dan individualisasi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan kecepatan renang baik pada atlet perempuan (dari mean 45,97 detik menjadi 38,36 detik) maupun laki-laki (dari mean 41,17 detik menjadi 34,79 detik). Uji t menunjukkan nilai thitung sebesar 5,003 > ttabel 2,776 dengan signifikansi 0,007 < 0,05, yang berarti hipotesis diterima. Kesimpulannya, metode latihan interval secara signifikan meningkatkan kecepatan renang 50 meter gaya bebas. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pelatih dan klub renang dalam menyusun program latihan yang lebih efektif, terstruktur, dan berbasis bukti ilmiah, khususnya untuk meningkatkan performa atlet pada nomor-nomor sprint yang membutuhkan kecepatan eksplosif dalam waktu singkat.
Copyrights © 2025