Latar Belakang : Tidur merupakan kebutuhan fisiologis penting dalam masa tumbuh kembang bayi, khususnya pada usia 3–6 bulan. Banyak bayi mengalami gangguan tidur, seperti sering terbangun di malam hari. Salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif dalam meningkatkan kualitas dan durasi tidur bayi adalah baby massage yang berfungsi merangsang hormon relaksasi seperti endorfin dan melatonin. Tujuan penelitian: mengetahui pengaruh baby massage terhadap lama tidur bayi usia 3-6 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukaraya tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan quasi experimental dengan desain nonequivalent control group pretest posttest design. Sampel sebanyak 30 bayi usia 3–6 bulan dengan gangguan tidur dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol, menggunakan teknik total sampling. Pengukuran lama tidur dilakukan dengan stopwatch dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian Sebelum intervensi, seluruh bayi (100%) berada pada kategori lama tidur kurang. Setelah intervensi baby massage, sebanyak 50% bayi berada pada kategori lama tidur normal. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara baby massage terhadap peningkatan lama tidur bayi (p-value = 0,000 < 0,05). Kesimpulan: Baby massage berpengaruh terhadap peningkatan lama tidur bayi usia 3–6 bulan. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif promotif dan preventif dalam praktik kebidanan untuk meningkatkan kualitas tidur bayi.
Copyrights © 2025