Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya digital dan sikap konsumen terhadap tingkat adopsi produk dan layanan digital di Indonesia, dengan mempertimbangkan peran mediasi dan moderasi variabel terkait. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei online terhadap 500 responden yang mewakili beragam latar belakang demografis dan tingkat literasi digital. Analisis regresi linier dan analisis jalur menunjukkan bahwa budaya digital berpengaruh positif signifikan terhadap sikap konsumen (β = 0,45; p < 0,01), yang selanjutnya meningkatkan tingkat adopsi teknologi. Sikap konsumen terbukti berperan sebagai mediator (β = 0,30; p < 0,01), sementara literasi digital dan usia memoderasi pengaruh budaya digital terhadap sikap konsumen secara signifikan. Hasil ini menegaskan bahwa paparan media digital, norma sosial, dan identitas digital membentuk persepsi positif terhadap inovasi teknologi, terutama pada individu dengan literasi digital tinggi dan usia di atas 35 tahun. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan kerangka konseptual yang mengintegrasikan budaya digital, sikap konsumen, serta variabel mediasi dan moderasi, yang relevan untuk strategi pemasaran digital, kebijakan publik, dan program literasi digital. Temuan ini memperluas pemahaman teoritis mengenai adopsi teknologi di konteks Indonesia, sekaligus memberikan rekomendasi praktis untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025