Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan analisis Break Even Point (BEP) sebagai alat perencanaan keuntungan di bisnis roti, dengan fokus pada H5 Bakery di Kota Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan pemilik bisnis sebagai informan utama. Metode analisis data yang diterapkan adalah analisis BEP. Temuan penelitian menunjukkan bahwa H5 Bakery belum menerapkan perhitungan BEP dalam perencanaan profitnya. Di samping itu, pemisahan antara biaya tetap dan variabel masih belum dilakukan, sehingga mengakibatkan masalah dalam proses perencanaan dan pengendalian biaya. Ketidakjelasan pemisahan biaya ini menghambat perusahaan dalam menetapkan target keuntungan yang ingin dicapai.
Copyrights © 2025