Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi praktik nikah siri dalam novel Wigati karya Khilma Anis dengan menggunakan pendekatan genealogi wacana Foucauldian. Pendekatan Foucauldian digunakan untuk memahami pengaruh sejarah dan sosial yang tercermin dalam bahasa serta narasi karya sastra, sekaligus mengungkap struktur pengetahuan dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan langsung dari teks novel Wigati. Teori representasi Stuart Hall diterapkan untuk mengidentifikasi representasi dalam novel tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan praktik budaya nikah siri di Indonesia dengan menggambarkannya sebagai praktik yang merugikan dan tidak adil bagi perempuan. Analisis lebih lanjut dilakukan untuk menelusuri sejarah dan perkembangan stigma negatif terhadap nikah siri di Indonesia melalui pendekatan arkeologi-genealogi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa stigma negatif terhadap nikah siri memang ada di Indonesia dan selaras dengan representasi dalam Wigati. Melalui genealogi wacana Foucauldian, dapat disimpulkan bahwa penulis Wigati berkontribusi dalam melanggengkan wacana stigma negatif terhadap praktik nikah siri di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan analisis sastra dengan menerapkan genealogi wacana Foucauldian untuk memahami representasi budaya dan narasi dalam karya sastra.
Copyrights © 2025