Kelurahan Jagabaya 1, Bandar Lampung, kerap mengalami banjir akibat topografi berbukit, permukiman padat, drainase tidak memadai, dan minimnya resapan air. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini mengimplementasikan Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi terpadu mitigasi banjir dan pengelolaan sampah organik melalui pendekatan partisipatif. Metode melibatkan survei lokasi kolaboratif, pelatihan teknis, dan pemasangan 100unit LRB (diameter 10 cm, kedalaman 50 cm) di 11 RT rawan genangan dengan melibatkan warga (karang taruna, perwakilan RT/LK, dan ibu-ibu PKK). Hasilnya menunjukkan: (1) peningkatan kapasitas resapan air tanah dan penurunan runoff berdasarkan simulasi hujan; (2) konversi sampah organik rumah tangga menjadi kompos; (3) peningkatan kesadaran lingkungan. Simpulannya, LRB efektif sebagai infrastruktur hijau mikro yang memberdayakan masyarakat dalam mengatasi banjir sekaligus mendorong ekonomi sirkular.
Copyrights © 2025