Bullying di sekolah merupakan salah satu masalah serius yang berdampak pada perkembangan psikososial, emosional, dan akademik siswa. Perilaku ini dapat mengganggu proses pendidikan dan membentuk lingkungan belajar yang tidak aman, sehingga peran teman sebaya menjadi faktor penting dalam upaya pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teman sebaya dalam pencegahan perilaku bullying di SMAN 9 Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengalaman siswa terkait bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini kasus bullying, memberikan dukungan psikologis kepada korban, serta menegakkan norma sosial untuk mencegah terjadinya perilaku bullying. Upaya teman sebaya dinilai cukup efektif melalui strategi seperti memberikan contoh perilaku positif, berani menegur pelaku, mendukung korban, dan melaporkan kasus kepada pihak sekolah. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara siswa, guru, pihak sekolah, dan institusi terkait melalui pengembangan program anti-bullying berbasis partisipasi siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan kondusif.
Copyrights © 2025