Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGENALAN DAN PELATIHAN MENGGUNAKAN GOOGLE APPS UNTUK PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI YAYASAN JOSHUA BANGUN BANGSA Roy Mubarak; Ichwan Nugroho; H Jazuli Mukhtar; Fifi Julfiati; Ham Idris Tumenggung
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i2.86

Abstract

Di era perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat saat ini, hampir semua lapisan masyarakat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk berbagai kebutuhan hidupnya, salah satu contoh adalah di dunia pendidikan. Salah satu kemajuan teknologi informasi yang dimanfaatkan oleh dunia pendidikan adalah internet sebagai media komunikasi. Sedangkan untuk media pembelajaran lainnya yang saat ini sudah mulai banyak digunakan adalah penggunakan aplikasi secara online. Salah satu penyedia media pembelajaran online ini adalah Google LLC. Google LLC adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring. Sebagian besar labanya berasal dari AdWords. Yayasan Joshua Bangun Bangsa yang bergerak di bidang pendidikan menyadari pentingnya penerapan penggunaan internet guna meningkatkan prestasi belajar siswa – siswi. Penggunaan Google Apps untuk mengotimalkan pembelajaran online di masa pandemi ini sangat penting agar sesuai dengan standar yang ditentukan pihak sekolah. Dengan memanfaatkan teknologi sekarang sangat di harapakan bisa memaksimalkan proses belajar siswa-siswi secara daring.
Peran Teman Sebaya dalam Upaya Pencegahan Perilaku Bullying di SMA Negeri 9 Kota Bogor Fifi Julfiati; Ichwan Nugroho
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1842

Abstract

Bullying di sekolah merupakan salah satu masalah serius yang berdampak pada perkembangan psikososial, emosional, dan akademik siswa. Perilaku ini dapat mengganggu proses pendidikan dan membentuk lingkungan belajar yang tidak aman, sehingga peran teman sebaya menjadi faktor penting dalam upaya pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teman sebaya dalam pencegahan perilaku bullying di SMAN 9 Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengalaman siswa terkait bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini kasus bullying, memberikan dukungan psikologis kepada korban, serta menegakkan norma sosial untuk mencegah terjadinya perilaku bullying. Upaya teman sebaya dinilai cukup efektif melalui strategi seperti memberikan contoh perilaku positif, berani menegur pelaku, mendukung korban, dan melaporkan kasus kepada pihak sekolah. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara siswa, guru, pihak sekolah, dan institusi terkait melalui pengembangan program anti-bullying berbasis partisipasi siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan kondusif.
PLANING MEMASYARAKATKAN KHATMILQUR’AN DALAM MEMANFAATKAN WHATSAPP Fifi Julfiati; Kusumawati; HAM Idris Tumenggung
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service Research (PKM) focuses on the effort to adapt digital technology, particularly the use of WhatsApp, as a managerial medium within the context of Islamic education. Its primary aim is to devise structured planning for the execution of Khatmil Qur'an (Quran completion) at TPQ Arrizqy in May 2025. The project, involving lecturers and students from Pamulang University, focused on two critical aspects: the effectiveness of WhatsApp group-based planning and the measurement of student comprehension levels through parental feedback mechanisms post-program. The PKM methodology was implemented through four sequential phases: field observation, detailed planning (curriculum design and scheduling), logistical preparation, and the execution stage (in the form of discussions and workshops). The results indicate that the WhatsApp platform proved vital in structuring the memorization or tadarus cycle (3, 6, or 12-month periods) and ensuring efficient real-time communication and coordination among teachers, parents, and students (santri). Further post-activity evaluation suggested an increase in parental awareness and understanding regarding their children's Al-Qur'an reading competency progress, concurrently boosting community involvement. The study concludes that the integration of digital applications can serve as a means of modernizing religious practices in education, provided that essential Islamic values are preserved, and recommends broader implementation of similar technology in other Islamic educational institutions. Keywords: Digitalization of Islamic Education, Khatmil Qur'an, WhatsApp Communication Technology
Strengthening Islamic Education Motivation in the Community: A Community Service Initiative at TPQ Arrizqy Fifi Julfiati; Kusumawati; Ichwan Nugroho
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe community service activity conducted aimed to provide socialization on the Motivation of Islamic Education to the community at TPQ Arrizqy. This community service was carried out at TPQ Arrizqy, located at Griya Salak Endah 2, Block E 1, Number 5, RT 05, RW 10, Cinangka Village, Ciampea District, Bogor. The methods used in the implementation of this community service included: 1) Observation, by inviting parents of students and members of the Griya Salak Endah 2 Islamic study group (majlis ta’lim) to participate in the activity; 2) Preparation stage, where Fifi Julfiati, A.KS., M.Si, as the facilitator, prepared the necessary equipment and materials for the community service; 3) Implementation stage, where teachers, parents of students, and members of the Griya Salak Endah 2 Islamic study group began the activity with the recitation of tawassul and opening prayers, followed by the presentation and socialization of the material on the theme "Motivation of Islamic Education in the Arrizqy Community" by speakers Mr. Ichwan Nugroho, M.M., and Kusumawati, S.IP., M.A.; 4) Discussion stage, where the community service team, parents of students, and members of the Griya Salak Endah 2 Islamic study group interacted through a Q&A session related to the topic; 5) Evaluation stage, where the community service team evaluated the activity using observation sheets to improve future community service activities at TPQ Arrizqy. The expected outcomes of this community service activity are: 1) to enhance knowledge and provide benefits for teachers, lecturers, and students to be applied in the teaching and learning process; 2) the publication of articles and journals. Keywords: Motivation, education, Islam, TPQ, community.
Kolaborasi Antar Generasi Dalam Pekerjaan Sosial: Model, Strategi, Dan Efektivitas Intervensi Fifi Julfiati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4358

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran kolaborasi antar generasi dalam pekerjaan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas di Indonesia melalui peningkatan modal sosial. Menggunakan pendekatan berbasis literatur terdahulu, studi ini mensintesis temuan dari penelitian empiris mengenai kepemimpinan multigenerasi, modal sosial, dan efektivitas intervensi pekerjaan sosial komunitas. Melalui tinjauan sistematis terhadap lebih dari 45 sumber literatur (jurnal peer-reviewed, buku, laporan kebijakan, dan data statistik), penelitian ini mengidentifikasi model kolaborasi antar generasi yang memposisikan modal sosial sebagai mediator antara kolaborasi lintas generasi dan kesejahteraan komunitas, dengan dukungan kebijakan publik sebagai moderator kontekstual. Temuan literatur menunjukkan bahwa kepemimpinan multigenerasi yang efektif meningkatkan kepercayaan antarwarga, memperluas jaringan sosial, dan meningkatkan akses terhadap layanan kesejahteraan. Di Indonesia, implementasi kolaborasi lintas generasi menghadapi tantangan budaya (hierarki keluarga, perbedaan nilai generasi) dan struktural (ketimpangan sumber daya, disparitas urban-rural). Rekomendasi mencakup: (1) integrasi program kolaborasi lintas generasi dalam perencanaan kesejahteraan daerah, (2) pelatihan pemimpin komunitas lintas generasi dengan pendekatan budaya setempat, (3) penguatan jaringan kerja lintas sektor, dan (4) evaluasi berkelanjutan dengan indikator modal sosial dan kesejahteraan yang terukur. Implikasi teoritis memperkaya kerangka kerja pekerjaan sosial di konteks multigenerasi; implikasi praktis memberikan pedoman rancangan program yang lebih efektif