Pandemi COVID-19 telah mendorong percepatan adopsi e-commerce, menjadikan belanja daring sebagai kebiasaan baru yang terus bertahan. Marketplace di Indonesia, mencatat pertumbuhan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan, metode pembayaran, dan harga terhadap minat beli ulang pada e-commerce di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 105 responden pengguna aktif e-commerce di Jakarta. Sampel ditentukan menggunakan metode non-probability sampling dan teknik purposive sampling, dengan kriteria responden berusia minimal 18 tahun, pernah membeli produk di e-commerce minimal dua kali dalam sebulan, dan berdomisili di Jakarta. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji F, dan uji t, setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan, metode pembayaran, dan harga secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kepercayaan, semakin mudah metode pembayaran, dan semakin sesuai harga, maka minat beli ulang konsumen pada e-commerce akan semakin tinggi. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam perilaku konsumen digital dan implikasi praktis bagi industri e-commerce dalam meningkatkan loyalitas konsumen pascadigitalisasi.
Copyrights © 2025