Penelitian ini berangkat dari tantangan yang saat ini dihadapi oleh pendidikan Islam di Indonesia, seperti meningkatnya tingkat kejahatan, dekadensi moral, dan krisis ketenangan jiwa di kalangan masyarakat yang telah lama menempuh pendidikan formal. Kondisi ini menimbulkan anggapan bahwa pendidikan Islam masih belum mampu mewujudkan tujuan pendidikan secara keseluruhan. Penelitian ini mencoba menemukan konsep pendidikan Islam yang relevan dengan pendidikan kontemporer melalui pemikiran Ibn Khaldun. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Ibn Khaldun tentang pendidikan, kurikulum, dan metode pengajaran memberikan wawasan berharga bagi pengembangan pendidikan Islam di era 5.0. Ia menekankan bahwa tujuan utama pendidikan adalah membentuk individu dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat, integritas moral, keterampilan sosial, dan kapasitas intelektual yang memadai. Kurikulum harus mampu menyeimbangkan antara ilmu agama dan ilmu rasional untuk memenuhi kebutuhan duniawi dan ukhrawi. Selain itu, metode pengajaran yang adaptif, yang mempertimbangkan materi dan karakteristik peserta didik, sangat penting untuk menciptakan pendidikan yang efektif. Prinsip-prinsip ini sangat relevan untuk mengintegrasikan teknologi modern dan pengetahuan ke dalam pendidikan Islam di Indonesia, dengan tujuan menghasilkan individu yang cerdas secara intelektual dan kuat secara moral, siap menghadapi perubahan global dengan landasan iman yang kokoh.
Copyrights © 2024