Penelitian ini menganalisis pengaruh Social Influence, Shopping Lifestyle, dan Islamic Perception of Consumption terhadap Online Impulse Buying di kalangan mahasiswa Surakarta. Dengan maraknya e-commerce, pembelian impulsif semakin umum terjadi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan data dari 113 mahasiswa, dipilih melalui probability sampling. Kuesioner online via Google Form dan data sekunder dari literatur digunakan untuk analisis. Hasil menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut signifikan memengaruhi pembelian impulsif, dengan Shopping Lifestyle sebagai pengaruh terkuat. Mahasiswa dengan gaya hidup belanja online cenderung impulsif, terutama saat terpapar diskon atau tren. Social Influence, seperti ulasan produk dan promosi influencer, juga mendorong perilaku ini. Islamic Perception of Consumption berinteraksi dengan gaya hidup belanja, memperkuat pentingnya pengendalian diri dan edukasi konsumsi bijak dalam budaya digital.
Copyrights © 2025