Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen Kurikulum Merdeka dalam membangun kemandirian belajar peserta didik di SMAN 1 Kedungwaru. Kurikulum Merdeka hadir sebagai solusi atas keterbatasan kurikulum sebelumnya dengan memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, baik bagi pendidik maupun peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum yang kontekstual, pelaksanaan pembelajaran yang fleksibel, serta pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) mampu mendorong peserta didik untuk lebih mandiri dalam mengelola proses belajar. Peserta didik terlatih untuk menentukan tujuan, strategi, serta evaluasi pembelajaran mereka sendiri. Selain itu, evaluasi kurikulum berbasis Merdeka juga berperan penting dalam menilai perkembangan kemandirian belajar, bukan hanya pencapaian akademis semata. Secara keseluruhan, penerapan Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Kedungwaru berdampak positif terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Kurikulum ini tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kemandirian, dan kemampuan adaptif dalam menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah, guru, dan pemangku kebijakan untuk mengoptimalkan penerapan Kurikulum Merdeka dalam membangun generasi pembelajar sepanjang hayat
Copyrights © 2025