Swamedikasi adalah pemilihan dan penggunaan obat sendiri oleh seorang inidividu untuk mengatasi penyakit atau gejala penyakit. Banyaknya mahasiswa yang tinggal sendiri (kos) jauh dari rumah memungkinkan mereka melakukan swamedikasi ketika sakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan perilaku swamedikasi di kalangan mahasiswa di salah stau pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan metode survey yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara cross-sectional dan prospektif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner dalam bentuk google form yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil kuesioner diolah dan dianalisis menggunakan uji statistic deskriptif univariat dengan menghitung frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari 50% responden mengetahui swamedikasi seperti definisi swamedikasi, penandaan/logo obat, interval waktu penggunaan obat, definisi efek samping, kontaindikasi dan interaksi obat serta cara penyimpanan obat. Gambaran dari perilaku swamedikasi oleh mahasiswa menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan pengobatan sendiri atau pergi ke apotek untuk membeli obat saat sakit (53%), membaca petunjuk penggunaan obat dari brosur/kemasan obat (42%), membaca tanggal kedaluarsa obat (68%), mencari informasi tentang obat dari internet (37%) dan melakukan penyimpanan obat pada rak/kotak obat (70%).
Copyrights © 2025