Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa dampak signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam penguatan literasi digital di kalangan siswa. Di tengah masifnya penyebaran informasi melalui internet dan media sosial, siswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memilah informasi yang valid. Salah satu platform yang berpotensi mendukung peningkatan literasi digital adalah Medium, sebuah aplikasi dan website yang menyediakan berbagai artikel dan tulisan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Medium sebagai media literasi digital siswa dengan menggunakan metode analisis SWOT. Penelitian dilakukan secara kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada siswa untuk mengevaluasi aspek kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari penggunaan Medium. Hasil analisis menunjukkan bahwa Medium berada pada kuadran Strength–Opportunities (SO) dengan skor tertinggi 3,55, yang menunjukkan posisi strategisnya sangat menguntungkan dan prospektif. Strategi agresif atau growth strategy menjadi pendekatan yang tepat, yaitu dengan memaksimalkan kekuatan internal seperti tampilan antarmuka yang menarik, bebas iklan, dan fokus konten mendalam, serta memanfaatkan peluang eksternal seperti meningkatnya minat siswa terhadap literasi digital. Dengan demikian, Medium dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran sebagai sarana untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, menulis, dan berkomunikasi secara digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemanfaatan teknologi secara bijak dan optimal dalam meningkatkan literasi digital siswa.
Copyrights © 2025