Pertumbuhan signifikan arus petikemas di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) selama tiga tahun terakhir menghadirkan tantangan terhadap efisiensi fasilitas dan kesiapan peralatan operasional. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja fasilitas dan alat bongkar muat di TPS berdasarkan data eksisting tahun 2022–2024. Evaluasi difokuskan pada tiga indikator utama, yaitu Berth Occupancy Ratio (BOR), Yard Occupancy Ratio (YOR), dan tingkat kesiapan peralatan utama seperti Container Crane (CC), Rubber Tyred Gantry (RTG), dan Head Truck (HT). Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga indikator masih berada dalam kategori baik, namun terdapat tren peningkatan YOR yang menandakan tekanan bertahap pada kapasitas lahan. Selain itu, kesiapan alat terutama RTG dan CC mengalami penurunan tipis dari tahun ke tahun. Perbedaan dari studi sebelumnya terletak pada pendekatan evaluatif yang fokus pada data historis tanpa model simulasi atau peramalan, sehingga memberikan gambaran faktual kondisi operasional TPS saat ini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi manajemen dalam merancang strategi pengembangan infrastruktur, penambahan peralatan, peningkatan sistem manajemen terminal, serta pelatihan SDM sebagai langkah adaptif terhadap dinamika operasional masa depan.
Copyrights © 2025