Pendahuluan: Hipertensi adalah salah satu penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Salah satu sasaran global dalam penanggulangan penyakit tidak menular adalah mengurangi angka kejadian hipertensi sebanyak 33% antara tahun 2010 hingga 2030. Hipertensi pada anak dan remaja sulit dideteksi karena tanda dan gejalanya seringkali tidak jelas. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa angka hipertensi pada remaja telah meningkat selama dua puluh tahun terakhir, yang berarti bahwa anak-anak dan remaja dengan tekanan darah tinggi berisiko terkena hipertensi esensial. Metode: Penelitian ini dilakukan secara cross sectional di ambil sampel secara cluster pada siswa SMA yang berada di Ternate yang notabene sebagai daerah pesisir dan kepulauan Hasil: Hasil analisis didapatkan 45 terdiagnosis hipertensi dan 169 tidak terdiagnosis hipertensi serta menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara determinan yang dapat dimodifikasi dengan hipertensi yaitu aktivitas (p = 0,000), pegetahuan (p = 0,001),dan tingkat stress (p = 0,005). Simpulan: Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa determinan aktivitas fisik, pengetahuan, dan stress memiliki hubungan erat dengan kejadian hipertensi.
Copyrights © 2025