Kejujuran merupakan nilai moral utama dalam kehidupan individu maupun masyarakat, dan dalam Islam dikenal dengan konsep shadiq—yaitu kesesuaian antara niat, ucapan, dan perbuatan yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepribadian shadiq pada mahasiswa Psikologi di Universitas X Bandung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi sebanyak 226 mahasiswa dan sampel sebanyak 68 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepribadian shadiq berbasis teori Al-Ghazali, yang mencakup tiga indikator utama: (1) kesesuaian antara yang diucapkan dengan kejadian yang sesungguhnya, (2) kesesuaian antara yang di hati dengan yang ditampakkan, (3) perkataan yang benar ketika berhadapan pada orang yang ditakuti atau diharapkan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori shadiq tinggi (64,7%), diikuti oleh kategori sedang (35,3%), dan tidak ada responden dalam kategori rendah (0%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menunjukkan integritas moral dan spiritual yang tinggi dalam kehidupan akademik mereka. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembinaan karakter kejujuran di lingkungan pendidikan tinggi sebagai fondasi pembentukan profesional psikologi yang bermoral dan berakhlak.
Copyrights © 2025