Penelitian analisis pengaruh pasir putih sebagai bahan campuran beton telah dilakukan untuk mengetahui strukturnya dengan berbagai pengujian. Beton dibuat berbentuk Balok 10 x 10 x 15 cm dengan standart SNI K123. Pada penelitian ini dibuat agregat halus (pasir putih) sebesar 25%, 50%, dan 75%, dari berat agregat halus yang digunakan. Setelah melalui masa 20 hari kemudian beton diuji dengan metode Uji Impak dengan prosedur yang ada. Dari hasil pengujian, diperoleh Pengujian Difraksi Sinar X Pada Pasir Putih setelah di ayak, dicuci dan dikering. Dari hasil pengujian, diperoleh Hasil pengujian Difraksi Sinar X terdapat unsur-unsur seperti SiO2 (silikon Oxide), TaO2 (Tantalum Oxide), FeNi (Iron Nikel), FeC (Iron Carbide), TaO (Tantalum Oxide), Fe2C (Iron Carbide) memperlihatkan bahwa grafik menunjukkan nilai intensitasnya silikon pasir putih tinggi. Dari hasil pengujian impak diperoleh kuat patah maksimum beton pasir putih pada komposisi 50% dengan kekuatan 19,6 Mpa. Hasil ini melampaui kekuatan yang ditetapkan oleh Badan Standart Nasional Indonesia. Dengan ukuran pasir yang lebih halus dan kandungan silicon akan lebih banyak.
Copyrights © 2024