Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media Padlet pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 1 Rantau Utara. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan mix methods (kuantitatif dan kualitatif) dengan subjek sebanyak 32 peserta didik kelas XI-B. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbasis Padlet secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik terlihat dari naiknya jumlah siswa dalam kategori "sangat tinggi" dari 6 orang (19%) di siklus I menjadi 17 orang (44%) di siklus II, serta menurunnya jumlah siswa pada kategori rendah.
Copyrights © 2025