Pasangan merupakan persatuan antara laki-laki dan perempuan, atau pernikahan yang memiliki persatuan dalam satu keluarga, dan pernikahan tidak pernah lepas dari peran dan kehendak Tuhan di dalam mempersatukan, dalam satu ikatan yang intim di hadapan Allah maupun di hadapan manusia. Dalam penelitian ini penulis bertujuan untuk menganalisis kitab Injil 2 Korintus 6:14-15, yang menjadi tema pembahasan utama dalam artikel ini, untuk dapat memahami dan berkontribusi di dalamnya. Penulis juga mengajukan untuk dapat memilih pasangan yang sepadan khususnya orang Kristen yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Allah satu-satunya yang diimani orang percaya, agar dapat memilih pasangan yang seiman dan tidak dengan non-Kristen, karena orang tidak percaya tidak dapat disatukan di dalam kemulian Allah. Penelitian juga menggunakan metode kualitatif pendekatan literatur, dengan mengutip berbagai artikel lain yang mendukung dari tulisan yang diteliti, namun dalam penelitian ini, selalu berpadoman pada Surat 2 Korintus 6:14-15. Dalam artikel ini dapat mencari suatu hal yang berbeda dengan penelitian terdahulu sebelumnya, dengan mengetahui padangan yang berbeda-beda, namun dalam penelitian ini, dapat mengetahui orang yang bukan bukan orang Kristen namun percaya kepada Kristus, begitu juga sebaliknya.
Copyrights © 2025