Kemandirian merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu ditanamkan sejak dini melalui lingkungan yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan kemandirian pada anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan berkemah sebagai salah satu bentuk pembelajaran di luar ruangan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, dimana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada satu anak (N) dan enam guru di salah satu lembaga PAUD di Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum kegiatan berkemah, anak subjek menunjukkan ketergantungan yang tinggi terhadap pengasuh. Namun, setelah mengikuti serangkaian kegiatan berkemah yang dirancang secara sistematis dan edukatif, terjadi peningkatan perilaku mandiri yang signifikan, seperti mampu mengambil keputusan sendiri, mengelola barang pribadi, dan mengikuti kegiatan tanpa bantuan. Peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan teladan terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung tumbuhnya kemandirian. Kegiatan berkemah menjadi media pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan dalam membangun karakter kemandirian anak usia dini.
Copyrights © 2025