Kemiskinan merupakan salah satu indikator penting dalam mengevaluasi keberhasilan pembangunan suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat pengangguran terhadap persentase jumlah penduduk miskin di 10 provinsi di Indonesia. Metode yang dipakai adalah regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Data mengenai kemiskinan diperoleh dari publikasi BPS pada bulan September 2024, sedangkan informasi tentang IPM dan tingkat pengangguran diambil dari data tahunan BPS tahun 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa IPM memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap presentase kemiskinan yang menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai IPM, maka tingkat kemiskinan akan semakin rendah. Sementara itu, tingkat pengangguran menunjukkan pengaruh positif yang tidak signifikan terhadap kemiskinan. Nilai koefisien determinasi (R²) yang mencapai 0,68 menunjukkan bahwa variabel IPM dan pengangguran dapat menjelaskan 68% variasi kemiskinan antar provinsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia adalah salah satu faktor kunci dalam mengurangi angka kemiskinan di Indonesia.
Copyrights © 2025