Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis struktur untuk mengetahui pengaruh penggunaan dinding geser pada struktur bangunan gedung bertingkat sedang. Ruang lingkup penelitian yaitu bangunan terdiri dari 15 lantai dengan sistem struktur beton bertulang. Studi komparasi dilakukan untuk membandingkan perilaku struktur gedung dengan dan tanpa dinding geser, khususnya dalam hal deformasi, volume material, serta gaya dalam yang terjadi pada kolom dan balok utama. Pemodelan struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak analisis struktur berbasis metode statik ekivalen sesuai standar SNI 1726:2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa gedung dengan dinding geser mengalami peningkatan volume material sekitar 3,5% dibandingkan gedung tanpa dinding geser. Namun demikian, penggunaan dinding geser secara signifikan mengurangi nilai simpangan rata-rata hingga 63.07%, yang mengindikasikan peningkatan kekakuan dan stabilitas struktur terhadap beban lateral. Selain itu, gaya dalam pada elemen kolom dan balok mengalami distribusi yang lebih merata dan terkendali pada struktur dengan dinding geser, sehingga mengurangi potensi kerusakan akibat beban gempa. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi dinding geser pada gedung bertingkat tinggi merupakan solusi efektif untuk meningkatkan kinerja, meskipun disertai peningkatan penggunaan material.
Copyrights © 2026