Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran dan dampak penguatan profil pancasila melalui penerapan nilai-nilai budaya suku Sahu di kalangan siswa SMP 43 Halmahera Barat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian melibatkan siswa, orang tua dan juga pemangku adat. Hasil yang didapat adalah mengembangkan enam dimensi profil pelajar pancasila yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, kemandirian, kerjasama, pemahaman global, penalaran kritis dan kreativitas yang diintegrasi melalui tradisi upacara orom sasadu rion-rion dan memiliki kontstribusi postif sehingga ketika dikembangkan dalam sekolah menghasilkan pembelajaran yang memiliki pendekatan yang baik diantaranya projek berbasis masalah, juga pendekatan diferensiasi, dengan pendekatan pembelajaran yang dipakai siswa tidak hanya memahami implementasi P5 berbasis kearifan lokal sebagai teoritis namun memastikan siswa akan tetap memiliki akar yang kuat, karakter yang unggul, serta kesiapan menghadapi dunia global yang kemudian menjadi inovasi dan evaluasi berkala untuk menjaga relevansi dan efek positif program di masa mendatang.
Copyrights © 2025