Teori belajar konstruktivistik sebagai pendekatan dalam proses pembelajaran yang menekankan peran aktif peserta didik dalam membangun pengetahuannya sendiri. Teori ini berakar pada pemikiran para tokoh seperti Jean Piaget, Lev Vygotsky, dan Jerome Bruner yang menekankan pentingnya pengalaman, interaksi sosial, dan aktivitas reflektif dalam pembelajaran. Melalui teori konstruktivistik, proses belajar dipahami sebagai upaya individu dalam membentuk makna berdasarkan pengetahuan awal dan pengalaman baru. Makalah ini juga menguraikan kelebihan dan kekurangan teori konstruktivistik serta implikasinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK). Penerapan teori ini dalam konteks PAK bertujuan mendorong peserta didik untuk menggali dan menghidupi nilai-nilai kekristenan secara aktif dan kontekstual, sehingga menghasilkan pembelajaran yang bermakna, dialogis, dan transformatif.
Copyrights © 2025